Home Peristiwa Deteksi Aliran Kepercayaan Menyimpang, Bakorpakem Rohul Bentuk Jaringan Intelegen

Deteksi Aliran Kepercayaan Menyimpang, Bakorpakem Rohul Bentuk Jaringan Intelegen

157
0
SHARE
Deteksi Aliran Kepercayaan Menyimpang, Bakorpakem Rohul Bentuk Jaringan Intelegen

Rapat pembentukan Jaringan Intelijen

PASIR PENGARAIAN - Mengantisipasi Penyebarluasan Aliran Kepercayaan menyimpang, di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)-Riau, Badan Kordinasi Aliran Kepercayaan (Bakorpakem) Kabupaten Rohul akan membentuk jaringan intelegen di seluruh desa di Rohul.

Pembentukan Fungsi jaringan intelegen ini bertujuan untuk mendeteksi dini adanya penyebaran aliran kepercayaan menyimpang di rohul, yang berpotensi menganggu Ketertiban keamanan masyarakat (Kamtibmas).

Rencana Pembentukan jaring intelegen diseluruh desa di kabupaten Rokan Hulu ini, terungkap saat Rapat Koordinasi Tim Bakorpakem, Kamis (26/7/2018) di Aula Kantor Kajari Rohul.

Rapat Koordinasi tersebut dipimpin langsung Kajari Rahul Fredi Daniel Simanjuntak yang juga merangkap ketua Bakorpakem Kabupaten Rokan hulu.

Turut hadir Kasi Intel Kajari Rohul Ade Maulana, Kasat Intelkam Polres Rohul AKP Aditya Reza Syahputra, Kepala Kesbangpol Rohul Musri, Wakil Ketua MUI H. Mustafa Ashari, Sekertaris Umum MUI Rohul ZUlkifli, Serta perwakilan dari Instansi terkait.  

Dalam Rapat tersebut, ada beberapa point yang dibahas terkait perkembangan aliran-aliran yang berpotensi menimbulkan konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, rapat bakorpakem ini juga dibahas mengenai strategi tim bakorpakem dalam menangkal perkembangan Penyebarluasan Aliran-aliran menyimpang di rohul, sehingga tidak menyebabkan konflik di tengah masyarakat.

Kajari Rohul, Fredi daniel simanjuntak mengatakan, kemampuan pemerintah dan aparat penegak hukum, dalam melakukan  pengawasan dan pemantauan terhadap aliran kepercayaan ini sangat terbatas, karena terbatasnya jumlah personil intelegen.

Terbatasnya jumlah personil intelegen ini tidak sebanding dengan luasnya wilayah Kabupaten Rokan Hulu, yang berakibat pemantauan terhadap aliran menyimpang menjadi tidak maksimal. apalagi, akhir-akhir ini, perkembangan aliran kepercayaan menyimpang itu sudah mulai marak terjadi.

"Keberadaan Jaringan Intelegen di seluruh wilayah rokan hulu adalah sebuah langkah strategis dalam memaksimalkan pengawasan terhadap penybarluasan aliran kepercayaan di rohul, sehingga kedepan kita harapkan, potensi gangguan kamtibmas dari munculnya aliran kepercayaan ini bisa cepat di deteski dan di antisipasi.

Melalui jaringan intelgen ini diharapkan informasi-informasi terkait gangguan dan potensi konflik agama dapat cepat dideteksi untuk diambil langkah preventif dalam pencegahan.

"Kita tidak ingin kecolongan terhadap peramsalahan aliran menyimpang yang berpotensi mengancam kahmatibnas di seluruh wilayah rokan hulu. jangan sampai ketika sudah meledak baru kita tahu dan baru kita cari cara meyelesaikanya" tegas Kajari.

Disinggung kapan, jaringan intelegen pengawasan aliran kepercayaan ini akan dibentuk, kajari menyatakan pihaknya akan terlebih dahulu berkonsultasi dengan instansi terkait" pungkas kajari" (Mds)